sisrem operasi debian

 Sistem Operasi Debian

a Memahami Debian

Debian merupakan salah satu sistem operasi yang bersifat gratis berbasis kernel Linux yang dapat memenuhi kebutuhan penggunaanya melalui puluhan ribu software di dalamnya. Sistem operasi telah berpusat untuk menjalankan seluruh program pada perangkat komputer atau server. Sementara itu, kernel adalah inti dari sistem operasi. Hal tersebut untuk mengelola semua aplikasi pada hardware komputer, mulai dari memanajemen memori, proses, sampai penyimpanannya. 



b. Fungsi Debian

1) Sebagai sistem operasi desktop

Sistem Debian dapat dijadikan sebagai sistem operasi desktop menggantikan sistem Linux sampai sistem Windows OS. Hal ini karena sistem Debian bersifat kompatibel pada berbagai macam hardware, baik lama maupun modern. Selain itu, telah tersedia puluhan ribu packages yang tidak dimiliki oleh sistem OS lainnya. Misalnya, Microsoft Office yang tidak disediakan oleh Linux. Dengan demikian, seseorang yang bekerja kantoran akan terkendala. Sistem operasi ini dapat menginstal LibreOffice. Dalam aplikasi tersebut, tersedia tools untuk mengedit teks atau spreadsheet seperti Excel. Selanjutnya, pekerjaan kantoran dapat diselesaikan tanpa masalah.

2) Membangun server

Keunikan dari sistem Debian, selain sebagai sistem OS desktop, sistem operasi ini untuk membangun server. Contoh server ini, yaitu web server, mail server, dan DNS server. Sistem Debian tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang cukup rumit. Selain itu, sistem ini dapat diinstal di PC 32-bit atau lebih tinggi. Performa pada sistem Debian juga tidak buruk. Sistem Debian server dapat memberikan performa stabil dengan tingkat keamanan yang ketat. Setiap versinya dapat membutuhkan waktu pengerjaan sampai dua dan tiga tahun untuk mendapat hasil yang mendekati sempurna.

c. Sejarah singkat dan versi Debian

Sistem Debian merupakan gabungan dari nama lan Murdock dan istrinya yang bernama Debra. lan Murdock merupakan pencetus sistem operasi ini. Disponsori oleh GNU Project dari the free software foundation, lan dan developer lainnya telah mengembangkan Debian. Di tahun 1996, lan menyerahkan kepemimpinannya pada Bruce Perens. Sejak saat itu, versi-versi Debian telah mengambil nama-nama karakter di film Toy Story. Hal tersebut karena Bruce adalah salah satu engineer di Pixar yang memproduksi film tersebut. Versi-versi sistem Debian dari awal kelahirannya dapat dilihat pada gambar tabel berikut.


d. Kelebihan Debian

1) Performa yang stabil, ringan, dan cepat.

2) Menyediakan puluhan ribu packages berdasarkan kebutuhan berbagai pengguna

3) Menyediakan tiga repository untuk Debian, yaitu versi stabil, resting,dan tidak stabil. Dengan demikian, pengguna dapat menggunakan versi yang sudah matang serta mencoba rilisan terbaru.

4) Mendukung berbagai arsitektur hardware sehingga dapat digunakan di sebagian besar komputer.

5) Dapat digunakan secara luas, baik pada desktop, laptop, dan server.

6) Dapat upgrade ke versi terbaru dengan mudah dan lebih sederhana.

7) Menyedikan dokumen instruksi yang lengkap dan detail.

e. Perbandingan Linux dan Debian

Sebagai salah satu sistem operasi berbasis Linux, peminat sistem Debian relatif lebih sepi. Sementara itu, posisi pertamanya masih diisi oleh Linux. Bagi yang belum mengenalnya, Linux merupakan sistem operasi berbasis kernel dan mengadaptasi sistem Unix. Sistem Unix merupakan sistem operasi untuk mengolah jaringan kerja komputer.


Linux vs Debian memiliki kelebihannya masing-masing. Perbandingan Linux dan Debian dapat dilihat pada gambar tabel berikut.


f.  Cara mendapatkan dan memulai Debian


1) Download Debian

Seperti yang diketahui, sistem Debian bersifat gratis. Jadi, pengguna dapat langsung mendownload melalui situs resmi sistem Debian. Pilih sistem Debian seri yang terbaru agar fungsinya lebih update. Namun, juga tersedia sistem Debian dengan versi berbayar. Pada versi berbayarnya, pengguna akan mendapatkan CD yang berisi software ini.

2) Pasang Debian

Setelah selesai mendownload, pengguna dapat memasang sistem Debian. Pengguna dapat menginstal sistem Debian di desktop atau menjadikan sistem Debian server. Ketika sistem Debian dimanfaatkan untuk desktop maka komputer telah menggunakan sistem operasi Debian. Jadi, seluruh tampilan dan pengoperasiannya telah mengikuti format sistem Debian.


3) Konfigurasi Debian

Sistem Debian dapat dijadikan sebagai server hosting. Salah satu jenis hosting yang umumnya mengadopsi sistem Debian yaitu VPS. Hal tersebut karena web yang menggunakan VPS adalah situs dengan traffic tinggi dan membutuhkan resource yang mumpuni. Selain itu, sistem Debian dapat menjaga performa pada VPS agar tetap stabil. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengonfigurasi pada VPS sistem Debian lebih dahulu. Dengan demikian, akan lebih mudah menginstal paket yang dibutuhkan serta memperketat keamanan.

4) Memaksimalkan performa Debian

Setelah mengonfigurasi, langkah berikutnya yakni memaksimalkan performa pada sistem Debian. Tujuannya untuk mendapatkan kinerja yang lebih stabil, aman, dan optimal. Berikut diuraikan mengenai cara memaksimalkan performa Debian.

a) Memasang LEMP

Cara pertama yakni meningkatkan keandalan sistem Debian server dengan memasang beberapa aplikasi tambahan, yaitu Linux, Nginx, MariaDB, dan PHP (LEMP). Nginx untuk dijadikan server web. MariaDB untuk membuat server. Sementara itu, PHP untuk memproses konten secara dinamis.

b) Memasang LAMP

Apabila tidak ingin menginstal LEMP, dapat meningkatkan performa pada sistem Debian server menggunakan Linux, Apache, MariaDB, dan PHP (LAMP). Apache ini menggantikan peran Nginx sebagai server web.

c) Instal SSL Lets Encrypt

Perketat pada sistem keamanan lalu lintas pada server dengan Secure Socket Layer (SSL). Hal tersebut dapat dilakukan dengan menginstal SSL Lets Encrypt di sistem Debian.

d) Memasang WordPress

Apabila ingin membuat website pada sistem Debian server, dapat memasang WordPress. Hal ini memiliki beberapa syarat yakni pastikan sudah menginstal LAMP. Apabila sudah, dapat secara langsung dipraktikkan dengan cara instal WordPress dengan LAMP di Debian.


B. Linux

Linux merupakan sistem operasi bersifat open source. Sistem operasi ini tidak hanya gratis untuk digunakan, tetapi juga bebas untuk dae Sagan oleh para pengguna Hasil dan pengembangan Linux umumnya lebih dikenal dengan distro. Adapun buan distro Linux dengan karakteristik dan tujuan penggunaannya masing-masing tersebut dapat digunakan pada desktop, server, maupun mobile.




1. Memahami Linux

a. Sejarah dan perkembangan Linux

Berawal pada tahun 1969-an, para peneliti dari AT&T's Bell Laboratories mulai mengimplementasikan sistem operasi Unix. Kemudian, hasil eksperimen itu dapat dirilis pertama kali pada tahun 1971 menggunakan bahasa assembly, sebelum tahun 1973 diubah menjadi bahasa C Penggunaan bahasa tingkat tinggi pada waktu itu membuat sistem operasi Unix dapat dengan mudah digunakan di banyak platform komputer. Lalu, Unix terus meningkat pesat dengan diberikannya lisensi gratis oleh AT&T's Bell Laboratories

Namun, pada 1984-an, Unix dapat dijual sebagai produk berbayar karena AT&T telah memutuskan untuk memisahkan diri dari Bell Lab Dimulai awal tahun 1990-an, program untuk sistem operasi Unix
berhasil diperbanyak dan mulai dilengkapi elemen. Namun, kernel masih belum terlengkapi dengan baik.

Linus Torvalds mulai tertarik dengan OS. Jika di waktu tersebut sudah tersedia kernel GNU, tentu tidak akan memulai proses pembuatannya. Tahun 1991-an adalah inti sejarah Linux dimulai. Jadi, Linus sebagai mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu mulai penasaran dengan sistem operasi. Namun, Linus frustasi karena lisensi MINIX waktu itu hanya dapat diakses untuk kepentingan pendidikan. Dengan demikian, Linus membuat kernel sendiri bernama Linux. Linus mulai mengembangkan Linux di MNIX sampai matang. Kemudian, Linus mengganti lisensi MINIX menjadi GNU GPL. Kemudian, pengembangan terus dilakukan oleh para profesional sampai terjadi integrasi antara Linux kernel dengan komponen GNU.

Kolaborasi tersebut akan menghasilkan sistem operasi secara gratis yang dapat melakukan fungsinya secara utuh. Linus Torvalds ingin memberikan nama kernelnya dengan sebutan freak. Freak merupakan gabungan dari free, freak, dan Unix. Awal pekerjaannya, Linus sudah memberi nama freak di beberapa file. Linus sempat mempertimbangkan nama Linux, tetapi Linus hiraukan karena dianggap mementing kepentingan prbadi.

Pada masa perkembanganya, file hasil pembuatan dapat diunggah pada FTP server. Kemudian, salah seorang temannya di FTP Server menilai nama freak kurang menarik. Tanpa melakukan konsultasi dahulu dengan Linus, temannya mengubah sebutan dari project menjadi Linux. Pada akhirnya, Linus tetap menyetujui untuk penggantian nama tersebut. Nama Linux telah digunakan sampai saat ini dan telah melengkapi sejarah Linux.

2) Sejarah perkembangan Linux

Sejarah sistem operasi pada Linux cukup panjang. Pada periode pengembangan, Linux telah diterapkan pada lingkungan produksi yang diawali dengan komunitas. Pada saat itu, organisasi besar seperti NASA sudah mulai menggunakan komputer dengan sistem operasi Linux dan mengganti mesin mahalnya. Kemudian, komersialisasi akan semakin besar saat Hewlett-Packard (HP), IBM, dan Dell mulai memberikan dukungan pada Linux serta meninggalkan monopoli microsoft sebagai pasaran sistem operasi.

Saat ini, Linux sudah dapat digunakan di berbagai perangkat, mulai dari embedded atau sistem tertanam sampai super komputer. Banyak organisasi, individu, atau perusahaan yang mengembangkan Linux dengan berbagai jenis distribusinya. Selain itu, Linux dipercaya untuk menjadi sistem operasi pemasangan server dibandingkan sistem operasi lainnya. Distro Linux juga semakin ramai di pasaran. Penggunaannya pada komputer dekstop juga semakin sulit ditandingi. Linux juga telah digunakan di tablet Android, amazon, kamera, televisi, DVD player, pesawat, New York Stock Echange (NYSE), Large Hadron Collider (LHC), One Laptop Per Child (OLPC), serta Layanan Pos AS.

b. Kelebihan Linux

Kelebihan Linux dipaparkan sebagai berikut.

1) Gratis

Pengguna dapat menggunakan sistem operasi Linux secara gratis, bak untuk pihak pribadi atau kebutuhan bisnis. Linux digunakan di desktop atau untuk server. Selain itu, aplikasi yang terdapat di dalam distro Linux juga dapat digunakan secara gratis. Apabila terdapat aplikasi yang dibutuhkan, tetapi belum disertakan, dapat mendownloadnya tanpa blaya.

2) Mudah digunakan

Saat ini, banyak distro Linux yang sangat ramah untuk penggunanya misalnya sistem Ubuntu. Sistem Linux terus dikembangkan sampa menjadi lebih sederhana dan user-friendly, salah satunya dengan penggunaan proses berbasis tampilan atau Graphical User Interface (GUI). Dengan terdapatnya GUI, tidak perlu lagi repot untuk mengetikkan perintah menggunakan Terminal seperti command prompt di Windows GUI tidak hanya ditemukan pada penggunaan aplikasi, tetapi juga saat proses instalasi Linux.

3) Aman

Linux banyak dikenal sebagai sistem operasi yang aman, baik dari aksi peretasan ataupun dari serangan virus. Pengguna Linux belum terlalu banyak Jadi, Linux belum menjadi sasaran yang baik bagi aksi peretasan dengan malware atau penyebaran virus. Secara default, Linux tidak memberikan hak akses admin kepada pihak pengguna. Hal ini berbeda dengan Windows. Untuk memiliki hak akses sebagai admin di Linux, sebaiknya mengetikkan perintah secara khusus yang diikuti dengan pengisian password. Dengan demikian, virus tidak dapat begitu saja masuk dan mengubah sistem tanpa mendapatkan hak akses penuh. Apabila virus berhasil menembus masuk, dampak kerusakannya cukup kecil.

4) Performa cepat

Satu hal yang dapat dirasakan saat menggunakan Linux yaitu performa yang sangat cepat. Hal ini dapat dirasakan mulai dari proses instalasi, booting, sampai pada penggunaan aplikasi secara umum. Apabila pengguna membuka banyak aplikasi secara bersamaan, Linux dapat menjadi pilihan yang terbaik karena performanya cukup stabil. Dengan demikian, masing-masing aplikasi dapat menjalankan prosesnya tanpa mengganggu sistem keseluruhan. Apabila performanya menurun daripada awal instalasi, tidak perlu melakukan instal ulang. Ketika sistem menurun maka dapat menghapus suatu aplikasi yang tidak dibutuhkan.

5) Privasi terjaga

Privasi dapat lebih terjaga ketika menggunakan Linux. Selain itu, pengguna akan mendapatkan keuntungan yakni tidak perlu melakukan pengaturan tambahan. Linux berbeda dengan Windows yang secara default mengaktifkan telemetry untuk mengirim data penggunaan dan performance di komputer. 

6) Memiliki banyak distro

Linux memiliki banyak distro. Berikut diuraikan contoh beberapa distro Linux sesuai fungsinya.

a) Linux digunakan dalam pengguna umum, seperti Ubuntu, Fedora. Arch Linux, dan Gentoo

b) Linux digunakan pada edukasi, seperti Edubuntu, UberStudent, openSUSE-Edu, SkoleLinux, dan fedoraEDU.

Linux dimanfaatkan untuk server, seperti Ubuntu Server, Red Hat Enterprise Linux (RHEL), SUSE Linux Enterprise Server, CentOS (Community OS) Linux Server, Debian, dan Oracle Linux

d) Linux dimanfaatkan untuk hacking, seperti Linux, BackBOX, Parrot Security OS, BlackArch, Bugtraq, dan DEFT Linux.

Perbedaan distro umumnya terdapat pada tampilannya (desktop environment, aplikasi yang disertakan, dan arsitektur perangkat yang didukung. 

7) Rutin update

Sistem Linux harus rutin di-update. Hal tersebut untuk memastikan sistem berjalan dengan baik dan aman, Bug kecil juga akan menjadi bagian dari update versi Linux yang dirilis. Selain itu, update Linux tidak jarang membawa fitur yang baru. Misalnya, proses instalasi yang cepat dan performa aplikasi yang meningkat. Dengan demikian, pengguna akan lebih mudah untuk menggunakannya.

8) Cocok untuk developer

Linux dapat menjadi salah satu pilihan. Sistem operasi ini lebih dikenal memiliki banyak library yang dapat membantu dalam pengembangan aplikasi. Selain itu, terminal pada Linux jauh lebih powerful daripada command prompt di Windows. Hal ini akan mendukung developer untuk bekerja secara optimal. Selain itu, kemampuan scripting pada Linux telah menawarkan banyak fitur untuk membuat pekerjaan lebih cepat.

9) Komunitas yang luas

Linux memiliki komunitas tersebar secara luas di penjuru dunia. Komunitas ini berperan penting dalam membantu perkembangan Linux menjadi lebih baik dan lebih cepat. Selain itu, komunitas dapat membantu apabila mengalarni kendala penggunaanya. Umumnya, setiap distro memiliki forum secara khusus untuk penggunanya.

c. Operasi dasar Linux

Operasi dasar Linux diuraikan sebagai berikut.

1) man <perintah> untuk meilhat panduan
Man untuk melihat kegunaan dari perintah atau program. Contohnya, | $ man apt akan menampilkan manual penggunaan dari program apt.

2) <perintah>-help untuk panduan ringkas
Perintah ini hampir sama kegunaannya dengan man. Namun, hasil yang dimunculkan lebih ringkas dibandingkan menggunakan perintah man.

3) sudo untuk super user
Perintah selanjutnya yakni sudo untuk super user. Hal ini untuk menjalankan program sebagai user root atau super user

4 Is untuk melihat direktori
Perintah ini untuk melihat daftar file dan folder yang terdapat di direktorl pada saat itu. Contohnya 15 Is/var/lib yang dimanfaatkan untuk melih semua pada folder lib.

5) cd untuk masuk ke direktori
Perintah ini umumnya untuk masuk ke dalam direktori yang diinginkan Contohnya 'S cd /home/ untuk menjadikan folder home sebaga direktori pada saat itu.

6) mkdir <nama folder untuk membuat folder
Perintah berikutnya yakni mkdir. Hal ini untuk membuat folder pada direktori kerja pada saat itu.

7) pwd untuk melihat direktori aktif
Perintah ini untuk melihat direktori kerja pada saat itu aktif Untuk hasilnya berupa "/home/niagahoster"

8) vim untuk membuka text editor
Perintah berikutnya yakni vim. Hal ini untuk membuka text editor Vim agar dapat mengedit teks.

9) cp <asal> <tujuan untuk menyalin file
ini untuk menyalin file dan folder, dapat ke folder tersebut atau ke folder lainnya. Misalnya, 15 cp/home/test.php /var/www/html | aka memindahkan file test php ke folder html. Sementara itu, apabila untuk menyalin folder, sebaiknya menggunakan opsi-r

10) mv <asal> <tujuan untuk memindahkan folder
Perintah ini untuk memindahkan file dan folder, dapat ke folder tersebut atau ke folder lainnya. Misalnya, | $ cp/home/test.php/var/www/html yang dapat dimanfaatkan untuk memindahkan file test.php ke folder html.

11) rm <file> untuk menghapus file 
Perintah ini untuk menghapus file. Selain itu, dapat untuk menghapus folder pada direktori tertentu.

12) find <nama file> untuk mencari file
Perintah ini untuk mencari file dalam direktori hirarki. Contoh penggunaannya seperti | Sfind-name niagahoster.txt

13) history untuk melihat riwayat
Perintah dasar Linux ini untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah digunakan sebelumnya. Apabila ingin mencari perintah tertentu, dapat menggunakan $ history | grep apt untuk mencari nama perintah yang sudah pernah diketikan dan mengandung potongan kata apt

14) cat untuk melihat isi file
Perintah ini untuk melihat isi dari sebuah file. Selain itu, dapat untuk menggabungkan isi dari dua buah file. Contohnya, | $ cat niagahoster. txt niagahoster2.txt).

15) echo untuk menampilkan baris teks 
Perintah ini untuk menampilkan satu baris teks. Selain itu, dapat untuk menuliskan sebuah teks ke dalam file. Contohnya, $ echo "Teks" >> niagahoster.txt |. Untuk perintah ini akan menuliskan "Teks" ke dalam file niagahoster.txt. Apabila file tersebut belum tersedia, otomatis akan dibuat.

16) grep untuk mencari kata
 Perintah ini untuk menampilkan baris yang mengandung kata sama sesuai pattern. Contohnya, | $ grep -i source niagahoster.txt maka akan memunculkan baris yang mengandung kata "source" pada niagahoster. txt.

17) wc untuk menampilkan baris baru 
Perintah ini untuk menampilkan baris baru, kata, dan bite pada sebuah file.

18) sort untuk mengurutkan
 Perintah ini untuk mengurutkan hasil dari pembacaan isi file.

19) chmod untuk mengganti hak akses 
Perintah ini untuk mengganti hak akses pada sebuah file. Contohnya hak akses niagahoster.txt menjadi 644 menggunakan baris perintah | S chmod 644 niagahoster.txt |

20) chown mengganti hak milik
Perintah ini untuk mengganti pemilik dan group dari sebuah file. Contohnya, apabila ingin mengubah kepemilikan niagahoster.txt menjadi "niaga", dapat menggunakan perintah | $ chown niaga niaga niagahoster.txt. Kata "niaga" di depan merujuk pada user, sedangkan "niaga" di belakang merujuk pada nama group.

21) su untuk mengganti user id 
Perintah ini untuk mengganti user ID. Contohnya, | S su <nama user> | atau menjadikan user saat menjadi super user.

22) passwd untuk mengganti password 
Perintah ini dimanfaatkan untuk mengganti password dari user. Mengetikkan | $ sudo passwd | mengganti password user pada saat itu, sedangkan | $ sudo passwd niagahoster | untuk mengganti password user niagahoster.

23) who untuk menampilkan user
Perintah ini dapat dimanfaatkan untuk menampilkan user saat digunakan.ps untuk menampilkan snapshot

24 Perintah ini untuk menampilkan snapshot 
 Perintah ini untuk menampilkan snapshot process yang sedang berjalan. 

25) kill untuk menghentikan program
Perintah ini untuk menghentikan program yang sedang berjalan menggunakan signal. Umumnya, perintah ini ditambahkan opsi "-9" ketika mengeksekusi. Contohnya, | $ sudo kill -9 3731, 373 yaitu PID dari proses yang sedang berjalan.

26) tar untuk mengumpulkan file
Ini merupakan program pengarsipan atau untuk mengumpulkan beberapa file menjadi satu file, dengan ekstensi "namafile.tar" Perintah ini juga menggunakan beberapa opsi Contohnya, opsi "c" untuk membua arsip, opsi "v"untuk operasi verbose, dan "T" untuk menentukan nama file

27) zip untuk mengkompres file
Perintah berikutnya adalah zip. Alat kompresi file menjadi "zip", hamp sama penggunaannya dengan tar.

28) unzip untuk mengekstrak file 
Perintah ini untuk mengekstrak atau membongkar file "zip"

29) ssh untuk akses jarak jauh 
Perintah ini untuk mengakses komputer atau server dari jarak jauh Contoh perintah yang dapat digunakan yakni 5 ssh <namauser>@<ipo

30) scp untuk menyalin file
Perintah ini untuk menyalin file dari host lain yang terhubung dalam satu Jaringan. Contohnya, 5 scp <file> <user>@<ip> <folder tujuan>|

31) (disk untuk menampilkan partisi
Perintah ini untuk menampilkan list partisi pada perangkat. Umumnya, perintah ini menggunakan opsi"-1", contohnya | $ sudo fdisk -11.

32) mount untuk melampirkan file
Perintah ini untuk melampirkan sebuah file system ke dalam satu folder besar. Dengan demikian, tidak perlu melakukan akses langsung ke file system. Contohnya, | $ sudo mount /dev/sda2/mnt | Perintah ini akan membuat isi partisi /dev/sda2 bisa diakses melalui /mnt.

33) umount untuk melakukan unmount
Perintah ini untuk unlock perintah mount. Contohnya, | 5 umount /mnt] dimanfaatkan untuk memutuskan perintah mount pada folder /mnt.

34) du untuk menampilkan ukuran file
Perintah ini untuk menampilkan ukuran file secara rekursif. 

35) df untuk menampilkan disk space
Perintah ini untuk menampilkan penggunaan ruang disk pada file system. 

36) quota menampilkan sisa disk space
Perintah ini untuk menampilkan ruang disk dan batasannya.

37) reboot untuk mulai ulang
Perintah ini untuk menjalankan perintah restart.

38) poweroff untuk mematikan
Perintah ini untuk menjalankan perintah shutdown.

39) gedit untuk membuka editor teks
Perintah ini untuk membuka Text Editor agar dapat mengedit teks file.

40) kate untuk membuka teks editor
Perintah ini untuk program yang digunakan sebagai file editor pada KDE Terdapat beberapa sistem operasi yang harus melakukan instalasi lebih dahulu. Fungsinya hampir sama seperti Gedit.

41) bg membuat proses background
  Perintah ini untuk membuat proses foreground untuk berjalan di background.

42) fg <id programs membuat proses foregroun
 Perintah ini untuk membuat background proses merijadi foreground proses.

43) jobs cid program menampilkan identitas proses
Perintah ini untuk menampilkan nama dan ID dari background jobs

44) sed untuk melakukan filter teks
Perintah ini untuk menfilter teks pada sebuah file dan menggantinya dengan teks yang baru. Contoh penggunaannya adalah sed 's/niaga/hoster/gniagahoster.txt

45) awk untuk memindahkan teks
Perintah ini untuk memindah teks dan memproses bahasa.

46) locate untuk mencari file
Perintah ini untuk menemukan atau mencari file.

47) ifconfig untuk melihat ip 
Perintah ini untuk melihat IP yang sedang terkoneksi dan network device yang tersedia.

48) date untuk menampilkan tanggal 
Perintah ini untuk menampilkan tanggal hari ini

49) nano mengubah teks editor
Perintah ini digunakan sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru. Hal ini hampir sama dengan Vi, tetapi lebih praktis.

50) top melihat proses secara urut
Perintah ini untuk melihat semua proses yang sedang berjalan. Hal tersebut diurutkan dari proses yang paling besar. Fungsinya hampir sama seperti system monitor.

51) clear membersihkan terminal 
Perintah ini untuk membersihkan jendela terminal. Jadi, isi jendela terminal akan kosong. Apabila di scroll ke atas, perintah yang sebelumnya dijalankan masih dapat terlihat

52) dpkg-<namapackage> deb instalasi paket
Perintah ini untuk melakukan instalasi paket dengan ekstensi "deb" Terkadang dapat juga menggunakan program "gdebi", tetapi harus instal

53) uname melihat versi kernel 
Perintah ini untuk menampilkan versi kernel yang dipakai, tanggal instalasi, dan jenis arsitektur sistem operasi.

54) "untuk mencantumkan deskripsi
Ini adalah sebuah tanda untuk mendeskripsikan satu string. Hal tersebut untuk memberikan deskripsi singkat dari satu elemen. 
















Comments